Selasa, 24 Juli 2018

Uji Tanda

Mata Kuliah : Statistik II 
Oleh : Darmin Dafid
Upload by  Ngafifah Story

03. Pdf. 
Uji Tanda

Uji Tanda (Sign Test) merupakan salah satu prosedur uji NonParametrik untuk menguji BEDA RATA-RATA DUA KELPOMPOK SAMPEL BERPASANGAN, misalnya untuk data yang berpasangan, satu sebagai hasil perlakuan A dan satu lagi hasil perlakuan B, ternyata untuk membandingkan kedua hasil perlakuan dapat digunakan uji tanda . Uji tanda adalah uji yang dilakukan bila seseorang atau peneliti hanya tertarik pada apakah terdapat perbedaan nyata atau tidak, tanpa memperhatikan perbedaan tersebut. Pada hakikatnya pengujian ini hanya memperhatikan arah perbedaan dan bukan besarnya perbedaan tersebut.

Syarat – syarat uji tanda 1. pasangan hasil pengamatan yang sedang dibandingkan bersifat independen 2. masing – masing pengamatan dalam tiap pasang terjadi karena pengaruh kondisi yang serupa 3. pasangan yang berlainan terjadi karena kondisi yang berbeda.

Uji tanda ini akan dilakukan berdasarkan tanda , yakni ( + ) dan ( - )  yang didapat dari selisih nilai pengamatan.  Misalkan sampel berukuran (Xi, Yi) maka bentuk selisihnya (Xi - Yi) .  Jika (Xi > Yi) diberi tanda + (positif) dan sebaliknya diberi tanda  - (Negatif), sedangkan untuk (Xi = Yi) diabaikan. 
h menyatakan banyak tanda + atau – yang paling sedikit
H0  : tidak ada perbedaan pengaruh kedua perlakuan
H1  : terdapat perbedaan pengaruh kedua perlakuan

Sehingga  H1 jika h(hitung)</=h (daftar)


Tabel Untuk Nilai Kritis h Untuk Uji Tanda
n
n
N
0,01
0,05
0,01
0,05
0,01
0,05

6
-
0
36
9
11
66
22
24
7
-
0
37
10
12
67
22
25
8
0
0
38
10
12
68
22
25
9
0
1
39
11
12
69
23
25
10
0
1
40
11
13
70
23
26
11
0
1
41
11
13
71
24
26
12
1
2
42
12
14
72
24
27
13
1
2
43
12
14
73
25
27
14
1
2
44
13
15
74
25
28
15
2
3
45
13
15
75
25
28
16
2
3
46
13
15
76
26
28
17
2
4
47
14
16
77
26
29
18
3
4
48
14
16
78
27
29
19
3
4
49
15
17
79
27
30
20
3
5
50
15
17
80
28
30
21
4
5
51
15
18
81
28
31
22
4
5
52
16
18
82
28
31
23
4
6
53
16
18
83
29
32
24
5
6
54
17
19
84
29
32
25
5
7
55
17
19
85
30
32
26
6
7
56
17
20
86
30
33
27
6
7
57
18
20
87
31
33
28
6
8
58
18
21
88
31
34
29
7
8
59
19
21
89
31
34
30
7
9
60
19
21
90
32
35
31
7
9
61
20
22
91
32
35
32
8
9
62
20
22
92
33
36
33
8
10
63
20
23
93
33
36
34
9
10
64
21
23
94
34
37
35
9
11
65
21
24
95
34
37





Contoh
Data berikut kolom (2) dan kolom (3), adalah mengenai hasil dua macam kacang tanah (dinyatakan dalam ons) untuk tiap rumpun dari berbagai lokasi
Lokasi
Macam X
Macam Y
Tanda
1
3,4
3,0
+
2
3,7
3,9
-
3
2,8
3,2
-
4
4,2
4,6
-
5
4,6
4,3
+
6
3,8
3,4
+
7
3,6
3,5
+
8
2,9
3,0
-
9
3,0
2,9
+
10
3,8
3,7
+

Kolom akhir berisikan tanda yang memberika h = 4 untuk tanda yang paling sedikit. Dengan n = 10 dan .  Dari daftar didapat ht = 1.  Dari pengamatan diperoleh h = 4 dan lebih besar dari 1, jadi hipotesisnya bahwa kedua hasil macam kacang tanah sama pada taraf nyata 0,05.
Apabila n lebih dari 95, maka harga h dapat dihitung dengan jalan mengambil bilangan bulat terdekat yang lebih kecil dari



Contoh
Misalkan hasil penelitian menghasilkan n = 150 dan h = 60 dengan =0,05 maka
Dari sini didapat h = 62,5 sehingga h dari penelitian yang sama dengan 60 lebih kecil dari 62,5.  Jadi hipotesis ditolak bahwa tidak ada perbedaan antara pengaruh keduanya.














Koefisien Korelasi Pangkat
Dalam bentuk ini biasa digunakan dalam pentuk dua penilaian yang berbeda sehingga didefinisikan sebagai berikut dengan b sebagai beda 
Contoh dibawah ini adalah penilaian dua orang juri terhadap delapan orang peserta
peserta
Juri 1
Juri 2
Amin
70
80
Budi
85
75
Ria
65
55
warti
50
60
Emi
90
85
napu
80
70
oti
75
90
james
60
65

Berdasarkan peringkat
perserta
Peringkat (juri 1)
Peringkat (juri 2)
Beda
Amin
5
3
2
4
Budi
2
4
-2
4
Ria
6
8
-2
4
warti
8
7
1
1
Emi
1
2
-1
1
napu
3
5
-2
4
oti
4
1
3
9
james
7
6
1
1




28

Uji Median
Ho = hasilnya sama
H1 = hasilnya berlainan

Sanpel 1
Sampel 2
Diatas Median
a
b
Dibawah Median
c
d

Contoh diberikan sebuah data
Sampel 1 :           5              16           12           17           8              9              12           10           18           13
Sampel 2 :           20           7              14             19         10            15          13
5    7    8    9    10    10    12    12    13    13    14   15   16   17   18   19   20

Sampel 1
Sampel 2
jumlah
Diatas Median
3
4
7
Dibawah Median
6
2
8
jumlah
9
6
15

H1:
H0:






Tidak ada komentar:

Posting Komentar